KUNJUNGAN DARI 123 MUSIQUES SCHOOL

123 musiques school

Kembali SMP Negeri 17 Surakarta, mendapat kunjungan dari sekolah musik yang berasal dari Swiss. Nama sekolah tersebut adalah 123 Musiques School pada tanggal 12 Juli 2012. Kunjungan kali ini adalah dalam rangka apresiasi musik bersama, serta berkolaborasi dalam menabuh gamelan.

Rombongan dari negara manca ini tiba tepat pukul 09.00 wib, yang langsung disambut dengan tari gambyong di halaman sekolah. Mereka begitu terpana dengan lemah gemulainya tarian penabutan tamu ini. Setelah disambut dengan tarian, para tamu yang terdiri dari 25 orang itu dipersilahkan memasuki ruang aula, untuk mengikuti acara Welcome Greeting.

Acara kemudian berlanjut ke panggung yang berada tepat di samping aula sekolah. Di panggung inilah kegiatan apresiasi musik dan tari dilakukan oleh kedua belah pihak. Secara bergantian siswa dari SMP N 17 Surakarta dan 123 Musiques School menampilkan kemampuan menari dan memainkan alat musik, yang selanjutnya di akhiri dengan kolaborasi menabuh gamelan. Ternyata meskipun mereka datang dari negara yang jauh dari kita, kepiawaian dalam menabuh gamelanpun tidak kalah dari siswa-siswa SMP N 17 Surakarta. Terdengarlah alunan musik gamelan yang sangat padu yang merupakan kolaborasi permainan gamelan dari kedua sekolah tersebut.

Tidak hanya apresiasi musik dan tari saja yang menjadi tujuan mereka datang ke SMPN 17, namun mereka juga tertarik untuk mencoba membatik. Secara bersama-sama siswa dari 123 Musiques School yang didampingi oleh orang tua masing-masing mencoba menggerakkan canting dan membuat pola yang sudah disediakan. Tidak hanya itu saja, mereka juga mencoba mewarnai karya batik mereka. Meskipun hanya dalam waktu kurang dari satu jam, hasil percobaan membatik meraka sudah cukup lumayan. Dan mereka sangat senang sekali ketika hasil karyanya diperlihatkan dan dibawa pulang ke negara mereka sebagai kenang-kenangan.

Ujian Nasional Digelar April

UNsmp2011

Jakarta Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh telah meneken Permendiknas Nomor 45/2011 tentang Kriteria Kelulusan dan Permendiknas Nomor 46/2011 tentang Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP dan SMA.

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2010/2011 jenjang sekolah menengah atas/ madrasah aliyah/sekolah menengah kejuruan (SMA/MA/SMK) akan digelar pada 18-21 April 2011. Adapun pelaksanaan UN sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah (SMP/MTs) akan digelar pada 25-28 April 2011.

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) menyampaikan, pemerintah menggunakan formula baru untuk menentukan kelulusan yaitu nilai gabungan antara nilai UN dan nilai sekolah yang meliputi ujian sekolah dan nilai rapor.  “Dengan formula baru kita pertimbangkan prestasi di sekolah (yaitu) ujian sekolah dan raport digabung dengan UN,” katanya saat memberikan keterangan pers di Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Jakarta, Senin (3/1/2011).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdiknas Mansyur Ramly menyampaikan, UN Susulan SMA/MA/SMK dilaksanakan pada 25-28 April 2011 dan pengumuman kelulusan oleh satuan pendidikan paling lambat 16 Mei 2011. Sementara UN Susulan SMP/MTs pada 3-6 Mei 2011, sedangkan pengumuman UN SMP/MTs oleh satuan pendidikan pada 4 Juni 2011. “UN kompetensi keahlian kejuruan SMK dilaksanakan oleh sekolah paling lambat sebulan sebelum UN dimulai,” katanya.

Mendiknas menyampaikan, sebelum kelulusan diumumkan, sekolah mengirimkan hasil nilai sekolah untuk digabungkan dengan hasil nilai UN ke Kemdiknas. Selanjutnya, setelah digabungkan dengan formula 60 persen UN ditambah dengan 40 persen nilai sekolah, nilai tersebut dikembalikan lagi ke sekolah. “Sekolah merekapitulasi dengan mata pelajaran lain. Kan ada tujuh mata pelajaran lain yang harus lulus. Yang menentukan kelulusan tetap satuan pendidikan,” katanya.

Mendiknas mengatakan, dari peta nilai akan dilakukan analisa tiap sekolah. Bagi sekolah-sekolah yang nilainya rendah, akan dilakukan intervensi. Kemdiknas pada 2010 telah mengintervensi dengan memberikan insentif kepada 100 kabupaten/kota yang nilai UN-nya rendah. “Kami beri dana Rp1 miliar sebagai stimulus,” ujarnya.

Insentif tersebut diberikan bagi kabupaten/kota dengan persentase kelulusan siswa kurang dari 80 persen dan memiliki indeks kapasitas fiskal kurang dari satu (<1). Adapun intervensi program yang dilakukan meliputi peningkatan kompetensi guru dan remedial.

Mendiknas tidak memberikan target khusus kelulusan siswa. “Justru yang menjadi target adalah kejujuran dari pelaksanaan UN. Itu yang lebih mahal karena dari angka kelulusan tahun lalu sudah 99 persen,” katanya.

sumber: http://www.kemdiknas.go.id/list_berita/un.aspx

Mejeng di Acara Iedul Qurban

Lebih Dekat dengan Ketua OSIS

desca

SMPN17 – Desca, itulah nama panggilan remaja pilihan minggu ini. Gadis yang berdomisili di daerah Tegalharjo Kadipiro ini baru saja terpilih sebagai ketua OSIS periode 2010-2011. Kiprahnya di kegiatan sekolah memang sudah tidak diragukan lagi. Seabrek kegiatan sekolah dia jalani dengan senang hati dan penuh kesungguhan, karena memang dia senang sekali berkegiatan. Gadis berambut panjang ini bercita-cita iningin menjadi dokter atau pengacara. Kegiatannya yang segudang membuatnya makin percaya diri sehingga ketika terpilih menjadi ketua OSIS, dia tidak canggung lagi memimpin temen-temannya untuk menjalankan program kegiatan OSIS yang telah direncanakan.

Hari ini bertepatan dengan peringatan Hari raya Iedul Adha, misalnya, dia bersama seluruh jajaran pengurus OSIS mengadakan kegiatan penyembelihan qurban untuk dibagikan kepada siswa-siswa SMP Negeri 17 Surakarta beserta masyarakat sekitar sekolah. Semenjak pagi dia telah sibuk mempersiapkan segala keperluan untuk kegiatan tersebut.

“Saya senang melakukan banyak kegiatan , karena selain untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, hal itu juga dapat menambah wawasan saya tentang berbagai hal”, kata gadis manis ini dengan lugas.

Hewan Qurban SMPN 17

Powered by WordPress | Visit iFreeCellPhones.com for Verizon Cell Phones | Thanks to Palm Pre Blog, Free MMO and Fat burning furnace review